Shalom…
Another sharing from me. When GOD put this in my heart, I realised that this has been a problem for many Christians these days, and many of us may feel there’s nothing happening. Tapi ini benar-2 masalah yang sangat rawan, dan dapat terjadi pada setiap dari kita kapan aja.
Read Luke 4:18-19, especially on verse 19 (in English is verse 18) “...recovering of sight to the blind...” (KJV). Realise something ??? Of all the types of handicap, why did JESUS say specifically about blindness ??? YESUS adalah pribadi yang memiliki visi yang melintasi zaman. Dan YESUS mengerti dengan baik bahwa ada suatu masa di mana orang-2 dapat menjadi buta, not just physically, but also spiritually. Kebutaan dapat juga dijelaskan sebagai ‘kehilangan daya pandang’, atau ‘kehilangan visi’.
Sejarah mencatat bahwa masa-2 ini sudah beberapa kali terjadi. Pada masa sekitar abad pertengahan, terjadi suatu kondisi yang disebut sebagai ‘The Dark Age’, di mana terjadi penyimpangan-2 standard Firman TUHAN, sekaligus pembunuhan terhadap orang-2 Kristen yang taat. Mereka yang tidak tunduk kepada ‘gereja’ dianggap sebagai penghujat dan their reward is execution. Di dalam Firman TUHAN pun sempat terjadi sebuah zaman kegelapan, yaitu pada waktu peralihan dari Perjanjian Lama ke Perjanjian Baru, dari Kitab Maleakhi ke Kitab Matius. Pada masa itu sempat terjadi masa di mana TUHAN tidak berbicara kepada manusia selama beberapa ratus tahun. Perlu kita ketahui bahwa zaman-2 kegelapan ini ngga cuman terjadi sekali aja. Tapi satu hal yang ingin aku tekankan di sini, bahwa saat dunia ini mulai memasuki era kegelapan, di situ nanti akan muncul anak-2 TUHAN yang akan menjadi pencetak sejarah, sekaligus juga penggoncang bangsa. Sebut aja Martin Luther King, Marie Woodworth-Etter, John Wesley, etc.
Yang aku liat di zaman sekarang ini, ialah bahwa dunia sekali lagi memasuki ‘zaman kegelapan’. Mungkin zaman kegelapan yang ada bukan seperti zaman-2 kegelapan sebelumnya, tapi sekarang ini banyak sekali anak-2 TUHAN di dunia ini yang mulai kehilangan tujuan hidupnya. Mereka mulai kehilangan apa yang menjadi visi dalam kehidupan pribadinya, or worse, they DON’T EVEN HAVE any vision in their lives. It’s a sad fact, I know, but it happens these days. How many times we heard about our generation being spoken as ‘the fatherless generation’ ???
I found out that there are at least 3 reasons that cause a person to lose his vision:
A lukewarm condition (Revelation 3:15-18)
Penekananku di sini adalah di ayat 17: “...and do not know that you are wretched, miserable, poor, BLIND, and naked...” Once again, GOD spoke about blindness. Berarti kondisi yang suam-2 kuku dapat membuat kita menjadi orang yang kehilangan visi. Are we sitting too long on ‘a comfortable chair’ in our lives ??? Apakah kehidupan rohanimu sudah mulai menjadi ‘biasa-2’ aja ??? Perlu diingat, bahwa jemaat di Sardis (Revelation 3:1-3) ditegur karena mereka ‘mencemarkan pakaiannya’ and they failed to live in holiness. Tapi kalo kita liat dari bahasa aslinya, frase yang dipakai berarti ‘menjadi biasa’. Dengan kata lain, pada saat hidup kita ‘menjadi biasa-2 aja’, kita sudah melanggar standard kekudusan ALLAH.
But how are we going to solve it ??? Revelation 3:18 already gave us the solution: “…and anouint your eyes with eye salve, that you may see.” TUHAN menyuruh kita untuk ‘melumas mata kita dengan minyak’. Minyak dalam Firman TUHAN selalu berbicara tentang urapan. Always remember that GOD’s anointing break any yoke in our lives. See Isaiah 10:27 (read the English version, it’s clearer): It shall come to pass in that day, that his burden will be taken away from your shoulder, and his yoke from your neck, and the yoke will be destroyed because of the anointing oil. And blindness is one of the yoke that must be broken, no matter what. So, always remember to ask for new anointing every day, that we’re always free from any bondage in our lives.
When you come to HIS presence, do you always come with great expectation ??? If you don’t, then you better be. This is why we may fall into a lukewarm condition. We forgot to acknowledge that HE is the GOD who does things that we never see, hear, or think. All my life, some of you may have known that I’m very inspired by Steven Curtis Chapman’s song “The Great Adventure”. I consider my Christianity life as a great adventure, heading ahead to the glorious unknown. And you know what, I found out that my Christianity life is very exciting !!! GOD always comes up with new things in my life. New experiences, new revelations, new visions, new understandings, etc. So guys, remember to come to HIS presence with great expectation, ask for new anointing, and break free from your lukewarm condition !!!
Spiritual weariness caused by ‘neverending storms’ (Isaiah 40:30)
Although there is no word ‘blind’ spoken here, but we can see that there has been a losing of sight occurring here. Why ??? Orang yang jatuh tersandung pasti diakibatkan oleh ketidakperhatiannya terhadap setiap langkah yang diambilnya, dan kondisi kelelahan dapat mengakibatkan pandangan seseorang menjadi kabur.
Lalu kenapa orang bisa menjadi lelah ??? Ada banyak kondisi yang dapat menjadi pemicu kelelahan, tapi di sini aku cuman mau tekanin pada satu penyebab, yaitu badai yang datang bertubi-2 dalam kehidupan kita. Kita liat kasus Ayub (Job 16:7), di mana Ayub berkeluh kesah kepada ALLAH mengenai masalah yang tidak berhenti-2 di dalam hidupnya. Suatu kondisi kelelahan rohani dapat berdampak pada banyak hal, seperti ketidakstabilan kontrol emosi, kehilangan semangat untuk mencapai tujuan, etc. Jadi kita bisa liat betapa berbahayanya spiritual weariness ini.
Bagaimana kita dapat mengatasi kelelahan spiritual ini ??? Jawabannya ada di Isaiah 40:31 – But those who wait on the LORD shall renew their strength; They shall mount up with wings like eagles, they shall run and not be weary, they shall walk and not faint. I believe that all of us understand that ‘patience is a virtue’ and GOD’s timing is the best for our lives. Yet, how many of us really put that into practice ??? Berapa banyak dari kita yang memilih untuk cepat-2 keluar dari proses itu ??? Inget apa yang aku sampaikan di last sharing about patiently walking in the path of GOD’s process ???
Seekor rajawali yang bulu-2nya sudah mulai mengalami kerapuhan, harus mengalami proses di mana dia harus memukul-2kan sayapnya ke batu karang untuk merontokkan bulu-2nya. Suatu proses yang sangat menyakitkan, I believe !!! And is that enough ??? NO !!! Pada waktu bulu-2 yang baru mulai tumbuh, rajawali itu akan mengalami rasa gatal yang ngga terkira lantaran bulu-2 yang baru mulai menembus lubang-2 kulitnya. Tapi saat rajawali tersebut bertahan dalam ‘penderitaan’nya, bulu-2 baru yang jauh lebih kuat akan tumbuh dan membuat rajawali tersebut bisa naik terbang lebih tinggi lagi, mengatasi badai-2 yang lebih kuat lagi dalam hidupnya. Wait patiently upon the LORD. Don’t move until HE tells you to move, and you shall see how great HE is when HE restores your wings.
False motivation (Matthew 23)
Penyebab ketiga adalah motivasi yang salah dalam mengikut TUHAN. Kalo kita lihat di perikop di mana YESUS mengecam para orang Farisi dan ahli-2 Taurat, DIA sedikitnya menyebutkan 5 kali kata ‘orang-2 / pemimpin-2 buta). Ini adalah teguran yang sangat keras terhadap semua anak-2 TUHAN, khususnya para pelayan TUHAN. Orang-2 yang melayani TUHAN dengan motivasi yang salah dalam hidupnya akan berakibat pada kebutaan rohani. Banyak sekali anak-2 TUHAN di dunia ini yang melayani dengan motivasi yang salah. Mungkin ada yang melayani dengan motivasi supaya jadi terkenal, atau mungkin juga ada yang untuk mencari jodoh, atau banyak alasan yang lain. Tanpa disadari, mungkin kita juga bisa mengalami motivasi yang salah dalam melayani TUHAN, yaitu pada saat kita melayani TUHAN supaya kita diberkati dalam hidup kita. Ngga sepenuhnya salah memang, tapi pertanyaannya apakah itu yang menjadi motivasi utama dalam hidup kita ??? Kalo iya, then ask HIM to correct our hearts. We come to HIS presence to seek the BLESSER, not merely the blessings. We come to seek the GIVER, not the gifts.
Then how to deal with this false motivation ??? The answer is to keep our humble hearts. GOD loves the humbles (Psalms 149:4 – For the LORD takes pleasure in HIS people; HE will beautify the humble with salvation), and HE longs to see HIS children walk in humility, for there is nothing that we may boast for. What we do, what we have, and what we are, is all by HIS grace. Jangan pernah ambil sedikitpun credit dari pujian yang diberikan kepadamu. YESUS sendiri mengajarkan melalui Firman-NYA, bahwa saat kita selesai melayani TUHAN, kita harus tetap menyatakan bahwa kita hanyalah hamba-2 yang melakukan apa yang diperintahkan oleh TUANnya (Luke 17:10). We are nothing without HIM. Always remember that !!!
False motivation may also mean that we have broken our altars of offerings, dan dengan sendirinya ini juga berbicara tentang rusaknya bait ALLAH secara keseluruhan. In that case, we need to rebuild our temple. Saat Elijah melakukan pertandingan dengan para nabi Baal, dan tiba gilirannya untuk mempersembahkan korban kepada YHWH, apa yang dilakukan Elijah pertama kali ??? Dia membangun kembali altar yang sudah rusak. Dan apa yang terjadi setelah itu ??? TUHAN berkenan kepada persembahan Elijah, dan api turun dari langit dan menghanguskan semua bagian korban persembahan itu tanpa sisa, bahkan sampai air yang menggenangi pun menjadi kering seketika. Begitu pula pada saat kita mulai membangun kembali bait ALLAH dalam hidup kita, dan memperbaiki mezbah-2 kehidupan yang sudah rusak, maka urapan TUHAN akan turun mengali seperti sungai yang mengalir (Ezekiel 47). Dan setelah kita mengalami pemulihan, maka akan tiba waktunya kita menjadi pemulih bagi orang-2 di sekitar kita, sama seperti sungai yang mengalir dari bait ALLAH yang membuat tanah di sekitarnya menjadi subur dan penuh dengan kehidupan. This is what we should be !!! To become the restorers, not just the restored; to become the answers, not just the answered; to become blessings, not just the blessed.
I don’t know about you guys, but to my concern, I won’t stand still until this fatherless generation is called as ‘the fathered generation’. It’s never an easy task to become ‘fathers’ to this generation, but as long as we’re willing to be fully-used by GOD, we will then realise that HE is the one GOD who always strengthens us. I remember a sentence quoted by one of my ‘fathers’, that our greatest ability is our availability. When GOD calls you, are u gonna stand still and say, “LORD, I’m not ready yet.” or will you say, “Here I am LORD, send me.” ??? Looks like a simple decision, doesn’t it ??? But when we are faced with the real condition, it may mean surrendering our whole lives to HIM, and I tell you, IT’S HARDER THAN YOU THOUGHT !!!
If you understand that HE has called each one of you for a Divine plan in your lives, then you will know that this is the time and this is the hour !!! Let GOD’s glory shine upon you and “that you may become blameless and harmless, children of GOD without fault in the midst of a crooked and perverse generation, among whom you shine as lights (or stars) in the world (Philippians 2:15).”
JBU all.

No comments:
Post a Comment