Wednesday, April 27, 2005

LIVING A BETTER LIFE (English version)

We can find so many successful people around the world. Even some of them may have reached the top of their careers in their youth. Yet, have we ever tried to ask them, whether they have found true happiness in all of those success that they have reached? Most of them may give us the answer “no”. Why? Because they may have forgotten simple things that are actually essential to reach true happiness in their lives, and to bring them into living better lives.

There are a few simple fundamental tips to living a better life:
  1. Learn to forgive and forget.
    Survey has said that almost everyone who suffered from cancer may have held grudges or bitterness against someone, and they kept it for years! Through the survey, it was proven that there is a correlation between a person who suffering from cancer and the grudges that they kept. If we go deeper, who would actually suffer the loss when we kept our anger to someone? If we feel hurt, whose hearts would actually suffer from the hurt? Isn’t it our own hearts? All of our action in refusing to forgive and forget will only cause loss to our own selves.
  2. Celebrate small successes with our loved ones.
    If we had a work well done, try to share it with our loved ones, e.g. our families, best friends, or our dates. Even though there are only a few people who will celebrate the success, but the interpersonal closeness created will strengthen us more to endure further challenges in our lives and careers.
  3. No doubt, be open to your family!
    Many houses experience difficulties and divorces caused only by undisclosed secrets. To think of it, if we couldn’t trust our own family, whom we would believe then? The value of openness in our families will create more solid closeness and unity among the members of the family.
  4. Balance your activities and health.
    It is good to have many activities in lives. However, we sacrifice our healths for those activities, it’s just not worth the sacrifice! Manage your diet well, and never ‘over-eat’. Have enough sleeps, and do sports regularly. If we really have no spare time to do sport activities, we can do small sport activities at home, e.g. sit-ups, push-ups, etc..
  5. Try your best to leave your works at the workplace!
    We shouldn’t bring our works home. Take one or two hour overtime at the workplace whenever necessary. If eventually the works should be brought home, it is good to still spend some time with our family, for example having dinner together, etc. By then, the stress risks that we will face will be relatively lower.

The five things above are not hard to be applied in our daily lives. Even all of us may have known about them before. However, whether we realize it or not, sometimes we forgotten them. If we are aware to make those things as our habits, we will surely have better lives, and they will bring us into having true happiness in lives.

(As posted in http://www.jrpindonesia.com/ in April 2005)

LIVING A BETTER LIFE (Indonesian version)

Banyak sekali orang-orang di seluruh dunia ini yang dapat dikatakan sudah meraih kesuksesan. Bahkan tidak jarang ada orang-orang yang pada usia mudanya sudah mencapai puncak karir mereka. Tetapi pernahkah kita mencoba menanyakan kepada mereka, apakah mereka memiliki kebahagiaan yang sejati di dalam semua kesuksesan yang mereka raih? Mungkin sebagian besar orang tersebut akan menjawab dengan kata “tidak”. Mengapa? Karena mereka seringkali melupakan hal-hal sederhana yang justru sebenarnya dapat menjadi kunci untuk meraih kebahagiaan sejati dalam hidup mereka dan justru dapat membawa mereka untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.

Di bawah ini ada beberapa hal yang dapat menjadi kunci untuk memiliki kehidupan yang lebih baik:
  1. Belajarlah untuk memaafkan tanpa menyimpan dendam.
    Survei membuktikan bahwa hampir semua penderita kanker di seluruh dunia memiliki dendam atau kepahitan terhadap orang lain yang mereka pendam selama bertahun-tahun. Melalui survei ini juga ditemukan adanya korelasi antara penderita kanker dan rasa dendam yang terpendam tersebut. Padahal, bila kita teliti lebih dalam lagi, siapakah yang sebenarnya akan merasa rugi bila kita terus menyimpan kemarahan terhadap orang lain? Bila kita merasa sakit hati, hati siapakah yang sebenarnya sakit? Hati kita sendiri bukan? Semua tindakan kita menolak untuk memaafkan hanya akan mengakibatkan kerugian bagi diri kita sendiri.
  2. Rayakan kesuksesan-kesuksesan kecil kita bersama orang-orang yang kita kasihi.
    Bila kita mengalami suatu kesuksesan dalam meraih suatu tujuan, cobalah untuk membaginya dengan orang-orang yang kita kasihi, seperti keluarga kita, sahabat-sahabat kita, kekasih kita. Walaupun mungkin tidak banyak orang yang akan merayakan kesuksesan tersebut, tetapi keakraban hubungan interpersonal yang terjadi akan membuat kita semakin terdukung dan lebih berani untuk menghadapi tantangan yang akan datang.
  3. Jangan ragu untuk menjadi pribadi yang terbuka dalam keluarga.
    Banyak keretakan dalam sebuah rumah tangga diakibatkan hanya oleh adanya sikap saling merahasiakan. Mari kita lihat bersama, bila kita tidak bisa mempercayai keluarga kita sendiri, siapakah yang akan kita percayai? Nilai-nilai keterbukaan dalam sebuah keluarga akan menciptakan keakraban dan rasa bersatu yang lebih solid antar anggota keluarga.
  4. Seimbangkan antara kesibukan dan kesehatan.
    Menjadi orang yang memiliki banyak aktivitas itu baik. Tetapi apabila hanya karena semua kesibukan tersebut kita mengorbankan kesehatan kita, maka semua itu hanya akan menjadi hal yang sia-sia. Aturlah menu makanan kita dengan baik, dan jangan makan makanan secara berlebihan. Miliki kebiasaan tidur cukup, dan biasakan untuk berolahraga secara rutin bila ada kesempatan. Bila memang tidak memiliki waktu khusus untuk berolahraga, kita dapat melakukan olahraga-olahraga kecil di rumah, seperti sit-up, push-up, atau lari-lari di tempat, dsb.
  5. Biasakan tidak membawa pekerjaan ke dalam rumah.
    Jangan membawa pekerjaan kita ke dalam rumah. Bila memang perlu, ambillah waktu lembur setidaknya satu atau dua jam. Bila memang terpaksa pekerjaan tersebut harus dibawa ke rumah, alangkah baiknya bila kita tetap meluangkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga, contohnya pada waktu makan malam, dsb. Dengan demikian, resiko stres yang akan kita hadapi akan relatif lebih rendah.

Kelima hal tersebut bukanlah hal yang berat untuk kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan mungkin kita semua sudah pernah mengetahui tentang kelima hal tersebut. Tetapi disadari atau tidak, kita seringkali melupakan hal-hal tersebut. Padahal, bila kita terbiasa melakukan hal-hal tersebut, kita akan memiliki kehidupan yang lebih baik, dan dengan sendirinya kita dapat memperoleh kebahagiaan yang tidak semu dalam hidup ini.

(Sebagaimana diposting di http://www.jrpindonesia.com/ bln April 2005)

COLORING THE WORLD WITH LOVE (Indonesian version)

Cinta merupakan salah satu hal yang paling penting di dunia ini. Bahkan ada pepatah yang mengatakan bahwa cintalah yang membuat dunia ini berputar. Tetapi sangat disayangkan bahwa banyak orang yang mengalami ‘krisis cinta’, dan cinta mereka memudar seiring berjalannya waktu. Mengapa? Karena banyak orang yang tidak mengerti bahwa kunci untuk memiliki cinta yang tidak pernah pudar adalah justru membagi cintanya dengan orang lain, dan bukan hanya menerima.

Berikut ini beberapa tips mengenai apa yang dapat kita lakukan dalam membagi cinta kita dengan orang lain:

  1. Berikan sesuatu kepada orang yang kita kasihi.
    Saat kita memberikan hadiah berupa barang, barang tersebut bukan dinilai dari seberapa mahal pemberian tersebut. Suatu barang akan memiliki makna dan nilai lebih bila diberikan dengan hati yang tulus dan keinginan untuk menyenangkan hati orang yang kita kasihi.
  2. Berikan kata-kata positif untuk orang lain.
    Pada saat kita melihat orang lain berprestasi, jangan ragu-ragu untuk memberikan suatu pujian yang tulus dan ucapan selamat atas prestasi tersebut. Begitu pula pada saat kita melihat orang lain yang sedang mengalami masalah, belajarlah untuk memberikan kata-kata yang memberikan semangat dan dukungan untuk dia, dan bila memungkinkan membantu dalam memberikan solusi bagi orang tersebut.
  3. Memberikan bantuan bila diperlukan.
    Kita harus memiliki inisiatif untuk mau menawarkan diri untuk siap membantu orang lain. Dengan catatan semua yang menjadi prioritas pekerjaan pribadi kita telah terselesaikan, maka kita dapat menawarkan bantuan kepada orang lain. Beberapa orang akan merasa sangat senang bila mereka mendapatkan bantuan untuk mempercepat penyelesaian dari pekerjaannya, walaupun mereka tidak memintanya.
  4. Luangkan waktu untuk orang yang kita kasihi.
    Seringkali untuk beberapa orang, meluangkan waktu untuk mereka adalah suatu hal yang sangat penting. Walaupun itu mungkin hanya 1 jam atau 15 menit sekalipun, tapi bila benar-2 dalam waktu tersebut kita benar-2 mencurahkan perhatian kita sepenuhnya kepada orang tersebut, maka waktu itu akan menjadi sangat berharga baginya. Selama waktu tersebut, konsentrasikan diri Anda untuk berinteraksi penuh dengan orang yang kita kasihi tersebut, dan jangan memikirkan hal-2 yang lain. Kebersamaan adalah hal yang sangat penting di sini.
  5. Berikan sentuhan fisik bila diperlukan.
    Walaupun hanya sekedar berjabat tangan pada saat memberikan ucapan selamat bagi orang yang berprestasi, bila hal tersebut dilakukan dengan tulus, maka sentuhan fisik yang terjadi akan merupakan suatu hal yang sangat berharga baginya. Bila kita sedang berhadapan dengan orang yang kita kasihi, seperti pasangan, anak atau orang tua kita, sentuhan fisik ini dapat memiliki bentuk yang lebih luas, seperti mencium, membelai rambut, merangkul, memberi tepukan lembut di punggung, dsb.

Pada dasarnya, kelima hal tersebut di atas hanya dapat dilakukan bila kita tidak menjadi orang yang hanya mementingkan diri sendiri. Kita harus belajar untuk memperhatikan orang lain dan melihat apa yang menjadi kebutuhan mereka, terutama bila orang tersebut adalah orang yang kita kasihi. Bila kita terus bersikap egois, maka kita tidak akan pernah dapat memberikan cinta dengan tulus, dan dengan sendirinya cinta yang kita terima pun akan cenderung merupakan cinta yang tidak tulus pula. Mari kita mulai mewarnai dunia ini dengan cinta!

(Sebagaimana diposting di http://www.jrpindonesia.com bln Feb 2005, inspirasi dari The Five Languages of Love oleh Dr. Gary Chapman)

COLORING THE WORLD WITH LOVE (English version)

Love is one of the most crucial things in the world. There is an old saying, “Love makes the world go round”, which explains how important love is. Sadly, there are many people suffering from love crises, and their love keeps fading as time goes by. Their love is disabled from burning eternally. Why? Because those people don’t understand that the key to having an everburning love is to share their love with others instead of always receiving love.

These are a few tips to what we can do in order to share our love with other people:

  1. Give tokens of love to the person we love.
    If we buy a gift for someone, the value of the gift is not merely about how expensive the gift is. A gift will have more values when given with a sincere heart and a desire to see a smile of joy on the face of the person we love.
  2. Encourage others with positive words.
    If we see a person we know is successful in achieving something, never hesitate to give a sincere praise and congratulate him/her for the achievement. So as if we see others in agony, learn to give encouraging and supportive words. Whenever possible, we could try to give him/her a suggestion, or even a solution to solve the problem.
  3. Give a hand when needed.
    Be initiative in offering helps to others in their works. As long as we have finished everything that becomes our priorities in works, we could offer them our hands to help them finishing their works. Some people will find it helpful to have someone giving them hands to efficiently finish their tasks, even though they never ask for it.
  4. Spend some time with the person we love.
    For some people, spending time with them may be very crucial. Though it only means spending 1 hour, or even 15 minutes, whenever we give full attention during the time spent to that person, then it will mean high quality time for him/her. During the time being, concentrate yourselves fully to interact with the person we love, and release yourselves from thinking about anything else. Togetherness is an important thing here.
  5. Give physical touch whenever needed.
    Though it only means shaking hands to congratulate someone who has been successful in his/her tasks, when done sincerely, physical touch may become precious to him/her. When facing someone that we love, e.g. our spouses, children, or parents, physical touch may have broader expression, such as kisses, strokes in hair, hugging, gentle patting at the back, etc.

Basically, the five things mentioned above can be done only if we don’t keep seeking profit of our own. We have to learn to care for others and see what are their needs, especially if they are the persons we love most in life. If we keep acting selfishly, then we will never be able to give sincere love to others, and the love that we receive will likely be insincere either. Let’s begin to color the world with love!

(As posted in http://www.jrpindonesia.com in Feb 2005, inspired by The Five Languages of Love by Dr. Gary Chapman)