Sepanjang 1-2 minggu terakhir ini, somehow TUHAN bawa aku untuk memahami the what-so-called 'determination'. I have one framed poster above my shoe-rack yang bunyinya gini: "Determination - There is no trying; There is only doing or not doing". I received it as a birthday present from my spouse-to-be on my 25th b'day. It has been 2 years since then, dan aku baru bener-2 paham gambaran dari philosophy itu kurang lebih 1 bulan ini.Entah gimana caranya, tapi banyak orang di sekelilingku pada ngomong tentang hal ini, n sepertinya TUHAN lagi ngajar aku untuk berani melangkah, apapun konsekuensi yang harus aku hadapi. Perubahan tidak akan menjadi perubahan bila tidak ada perubahan, n ada satu hal yang tidak akan pernah berubah dalam hidup ini, yaitu perubahan itu sendiri. Gimana kita akan ngerti kebaikan TUHAN kalo kita sendiri ternyata ngga pernah berani memilih untuk melangkah?
Tapi masalahnya, seringkali kita berpikir, "Ok dah, aku coba dulu." Dan kemudian kita akan melangkah dengan ngga sepenuh hati. Kita jadi melangkah dengan ragu, cemas, de es te... Tapi inget kata-2 TUHAN ke Joshua pada waktu awal dia mulai memimpin bangsa Israel: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu. Janganlah kecil dan tawar hati, sebab TUHAN, ALLAHmu menyertai engkau, ke manapun engkau pergi." (Yos 1:9). TUHAN ingin kita melangkah, tapi DIA juga ngga ingin kita melangkah setengah hati, karena keraguan itu hanya akan menjadi penghambat iman kita untuk bertumbuh. TUHAN ingin kita melangkah dengan sepenuh hati, with a determination in our hearts! TUHAN ingin kita melangkah dengan kepercayaan bahwa DIA pasti menyertai kita ke manapun kita pergi, provided that kita ngga menyimpang dari kebenaranNYA.
Look at the warriors of faith in the whole Bible. Those who are successfully blessed by GOD, are those who have a determination in their hearts. Mereka melangkah dengan tanpa banyak tanya, dan Nike wouldn't need to be that aggressive in promoting the 'Just Do It' motto back then in the Bible years.
Think about Abraham, kenapa dia bisa diberi nama 'bapa dari segala orang beriman'? It's definitely a name that is uncomparable to anyone. Tapi waktu kita ingat baik-2, ternyata Abraham itu orang yang ngga ragu dalam mengambil keputusan. Starting from taking the decision to move from Haran to Canaan, the decision to separate from Lot and to let Lot chose the best part first, then he went to the decision of negotiating with GOD, until the decision to sacrifice Isaac only due to his love of GOD, dan banyak lagi keputusan-2 yang Abraham ambil. Ternyata tidak pernah sekalipun dari semua keputusan ini yang diambil Abraham dengan setengah hati. His heart was fully determined! He owned the determination to choose GOD above all else.
Let's look again about the story of Ruth. Kenapa Ruth bisa menjadi orang yang dipilih TUHAN untuk menjadi 'nenek moyang' YESUS di dunia? Because since the very beginning of her walk with Naomi, her heart was so determined (Ruth 1:18). Ngga ada sedikitpun keraguan dari diri Ruth untuk mendampingi Naomi, padahal suaminya sudah meninggal, Naomi pun berasal dari bangsa Israel yang justru sebenarnya saat itu sedang dalam bencana kelaparan. Ruth tidak pernah melihat statusnya sebagai bangsa Moab yang dijadikan tempat pengungsian bagi orang Israel saat itu sebagai status yang harus mendapatkan hormat. Tapi dia memilih untuk berjalan mengikuti mertuanya karena dia melihat bahwa ALLAH dari mertuanya adalah ALLAH yang benar-2 perkasa, terlepas dari apapun fakta yang dihadapinya. Dan justru keteguhan hati itulah yang dapat menyentuh hati TUHAN untuk bangkit dan bertindak. Sampai akhirnya kita tahu bahwa Ruth diperistri oleh Boas, yang di kemudian hari, mereka ini menjadi kakek dan nenek buyut Daud. Isn't it amazing?
So guys, apapun yang lagi kalian alami, apapun yang lagi kalian hadapi, jangan pernah ragu dalam melangkah. Taking a fully determined step is all what it takes to realize your faith into an experience with GOD!
Jbu always...
This is a blog written on June 26, 2008 at http://soaring-eagle.blogs.friendster.com/a_zealous_life/2006/06/index.html
